Kabarsebelas.id, Jakarta — Momentum buka puasa bersama menjadi ajang strategis bagi Asosiasi Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) untuk mempererat sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta mitra internasional dari Jepang, Okayama Prefecture Federation of Small Business Associations.
Pertemuan yang berlangsung dalamMomentum buka puasa bersama menjadi ajang strategis bagi Asosiasi Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) untuk mempererat sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta mitra internasional dari Jepang, Okayama Prefecture Federation of Small Business Associations. suasana santai dan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, jajaran Direktorat Jenderal Bina Latihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), serta para pejabat direktorat terkait.
Dari pihak AP2LN, hadir Ketua Umum Firman Budiyanto, Bendahara Umum, Sekretaris Jenderal, serta jajaran pengurus inti lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum AP2LN memperkenalkan Chairman Okayama Prefecture Federation of Small Business Associations, Numoto, kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Numoto menyampaikan secara langsung keinginan pihaknya untuk menjalin kerja sama dengan AP2LN dalam mendatangkan peserta pemagangan berkualitas dari Indonesia ke Prefektur Okayama, Jepang. Ia juga menyampaikan harapan agar inisiatif tersebut mendapat dukungan positif dari Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan.
Menurutnya, kebutuhan tenaga magang terampil di sektor usaha kecil dan menengah di Okayama terus meningkat, sehingga kolaborasi dengan Indonesia dinilai sebagai langkah strategis yang saling menguntungkan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Ketenagakerjaan menyambut baik rencana kerja sama tersebut, sepanjang dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan mengedepankan peningkatan kompetensi serta perlindungan peserta magang asal Indonesia.
Ke depan, AP2LN dan Pemerintah Okayama berencana menjalin kerja sama lebih konkret melalui penyelenggaraan seminar, forum bisnis (business matching), serta program kolaboratif lainnya yang diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral di bidang ketenagakerjaan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif dalam membuka peluang kerja sama internasional yang berkelanjutan, sekaligus memperluas akses pemagangan berkualitas bagi tenaga kerja Indonesia di Jepang.
Uploader: Fajar





